Selepas Ronaldo, Pogba Pula Alih Botol Araak. Cerita Paul Pogba Dapat Hidayah hingga Jadi Mualaf

MUNICH – Selepas Cristiano Ronaldo, giliran pemain tengah Perancis dan Manchester United, Paul Pogba mengalihkan botol minuman keras yang dipamerkan di hadapannya ketika sidang media selepas perlawanan bertemu Jerman dalam saingan Euro 2020, awal pagi tadi.

Ketika mahu memulakan sesi sidang media, Pogba mengambil botol Heineken, salah satu penaja kejohanan dan meletakkannnya di lantai kemudian meneruskan sesi menjawab soalan pihak media.

Heineken merupakan salah satu penaja kejohanan yang memberikan anugerah pemain terbaik perlawanan sepanjang saingan Euro 2020 yang menjadi milik Paul Pogba selepas Perancis merakamkan kemenangan 1-0 ke atas Jerman menerusi jaringan sendiri Mats Hummels.

The Athletic melaporkan bahawa saham Coca-Cola jatuh 1.6 peratus berikutan tindakan Ronaldo dalam sidang media sebelum bertemu Hungary, penurunan nilai pasaran kira-kira GBP2.8 bilion.

Coca-Cola mengeluarkan kenyataan sebagai tindak balas terhadap tindakan Ronaldo, dengan mengatakan ‘setiap orang berhak membuat pilihan minuman mereka’ dan setiap orang mempunyai ‘selera dan keperluan’ yang berbeza.

Portugal turut memulakan aksi Euro 2020 dengan merakamkan kemenangan 3-0 ke atas Hungary awal pagi tadi, jaringan terhasil menerusi Raphael Guerreiro dan dua gol daripada Ronaldo. – MalaysiaGazette

Cerita Paul Pogba Dapat Hidayah hingga Jadi Mualaf

MANCHESTER – Gelandang Manchester United , Paul Pogba, merupakan satu pesepak bola top Eropa beragama Islam. Pemain berkebangsaan Prancis ini selalu bangga dengan statusnya memeluk agama ini meski ia tak dapatkan sejak lahir.

Cerita Paul Pogba Dapat Hidayah hingga Jadi Mualaf – News+ on RCTI+

Ya, Islam bukanlah agama pertama yang Pogba anut dalam hidupnya. Meski lahir dari rahim seorang ibu yang beragama muslim, ia harus melalui perjalanan panjang untuk menjadi seorang mualaf. Di umur yang masih 20 tahun, Pogba remaja mantap menyerahkan sisa hidupnya pada ajaran Nabi Muhammad SAW ini.

Saat itu, Pogba mengaku selalu memikirkan ke dalam dirinya sendiri. Segudang pertanyaan di benak Pogba menyebabkannya untuk mencari kepercayaan yang menemukan ketenangan dan kedamaian lahir batin. Berkali-kali ia melakukan petualangan spiritualnya hingga hidayah ia dapatkan dari teman-teman di sekitarnya.

“saya punya banyak teman yang beragama Islam. Kami selalu berbicara. Saya tanyakan pada diri sendiri dalam banyak hal, lalu saya mulai melakukan penelitian saya sendiri. Saya pernah berdoa dengan teman-teman saya dan saya merasakan sesuatu yang berbeda.

Saya merasa sangat baik,”ucap pemain yang telah mengantarkan Timnas Prancis juara Piala Dunia 2018 ini dikutip dari situs Independent. “Saya sering mempersoalkan diri sendiri dan bermusahabah diri. Suatu hari, saya nekad sholat dengan teman saya dan saat itu saya merasakan sesuatu yang berbeza,”katanya

Cerita Paul Pogba Dapat Hidayah hingga Jadi Mualaf

Pemain yang sempat membela Juventus ini mengaku, ia menemukan kedamaian hati dan ketenangan pikiran saat melakukan sholat. Baginya sholat menjadi wadah untuk selalu bersyukur atas apa yang ada dalam hidup. “Sejak hari itu saya terus melakukannya.

Anda harus sholat lima waktu, itu salah satu rukun Islam. Itu adalah sesuatu yang Anda lakukan. Makna mengapa Anda melakukannya, Anda meminta maaf dan bersyukur atas semua yang Anda miliki, seperti kesehatan saya dan segalanya,” ucapnya.

Pogba kini dikenal sebagai pesepakbola muslim ini dikenal sebagai Muslim yang taat dan bersyukur. Bukan hanya sholat, ia terbiasa menunaikan puasa dan ibadah umroh di bulan Ramadhan.

Tak hanya itu, beberapa kali ia mengajak dan menyambut kawan-kawannya untuk taat beribadah melalui akun media sosialnya ataupun secara langsung. (Quadiliba Al-Farabi)

PELBAGAI SUMBER