Inilah Sebab Mengapa Pesawat Tidak Dibolehkan Melintasi Kabah

Banyak yang tidak mengetahui jika ada sejumlah tempat di dunia yang tidak boleh dilintasi oleh pesawat terbang. Larangan ini biasa didasari oleh beragam alasan. Situasi pesawat dilarang melintasi sejumlah tempat dinamakan no-fly zone atau zona larangan terbang.

Ka’bah di Makkah menjadi salah satu lokasi di dunia yang tidak boleh dilintasi oleh pesawat terbang. Bagi yang pernah menginjakkan kaki di Tanah Suci, pasti belum pernah melihat atau mendengar suara pesawat terbang yang melintas di atas Ka’bah.

Aturan pesawat dilarang melintasi Ka’bah rupanya memiliki alasan ilmiah tersendiri. Larangan ini juga diberlakukan demi memastikan keamanan para penumpang pesawat.

Dilansir dari The Islamic Information, muncul teori yang menunjukkan bahwa ada gelombang magnet besar yang terpancar di atas Ka’bah. Gelombang magnet itu dapat berpotensi merusak navigasi pesawat dan mengancam keselamatan penumpang jika area tetap dilewati.

Tak hanya itu, teori juga menunjukkan jika Ka’bah merupakan pusat titik bumi yang disebut “Zero Magnetism Area”. Nama ini diambil karena letak Ka’bah yang berada di tengah kutub selatan dan kutub utara yang menjadi pusat Bumi.

Bukan hanya pesawat saja, burung bahkan disebut tidak bisa terbang di atas Ka’bah. Kendati demikian, teori seputar gelombang magnet di atas Ka’bah hingga sekarang masih belum bisa dibuktikan dengan pasti.

Teori tersebut bahkan sempat dibantah oleh seorang pilot sekaligus pengamat penerbangan Arab Saudi, Hasan Al-Ghamidi. Ia membantah jika pesawat dilarang terbang di atas Ka’bah karena adanya gelombang magnet yang besar.

Larangan pesawat melintasi Ka’bah diambil Pemerintah Arab Saudi semata-mata demi menjamin kenyamanan para jemaah yang datang untuk beribadah dari seluruh penjuru dunia. Alasan lain karena letak Ka’bah itu sendiri.

Lokasi Ka’bah dikelilingi oleh pegunungan dan perbukitan sehingga suara mesin yang dapat memantul. Gema suara mesin pesawat dianggap dapat menghambat konsentrasi para jemaah dan mengganggu kekhusyukan ibadah mereka.

Kerasnya suara pesawat juga dikhawatirkan dapat membuat terkejut para jemaah dan berpotensi mengancam nyaawa mereka yang memiliki riwayat sak1t jantung.

Terakhir, larangan ini juga diperkuat dengan alasan kemungkinan ada orang non muslim di dalam pesawat. Diketahui, orang non muslim dilarang memasuki wilayah kota suci, bahkan saat berada di pesawat sekalipun.

Anda dah baca?Apa pendapat anda?Jangan lupa komen dan share ya,Terima kasih.

Sumber:Berita